021-5440342
Pusat Jaminan Mutu | ITPLN > News > Berita Fakultas > Akreditasi > BAN-PT Laksanakan Visitasi Akreditasi Program Studi Teknik Sistem Energi ITPLN

BAN-PT Laksanakan Visitasi Akreditasi Program Studi Teknik Sistem Energi ITPLN

JAKARTA — Tim asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan kunjungan visitasi dalam rangka proses akreditasi Program Studi S1 Teknik Sistem Energi di Institut Teknologi PLN (ITPLN). Kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Widya Wijayanti dari Universitas Brawijaya, bersama Ahmad Taqwa dari Politeknik Negeri Sriwijaya, serta Zahrotul Latifah yang mewakili BAN-PT. Visitasi tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan program studi yang baru berdiri sekitar tiga tahun lalu.

Salah satu anggota tim asesor, Ahmad Taqwa, menjelaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk menilai kesiapan ITPLN, khususnya Program Studi Teknik Sistem Energi, dalam mengembangkan mutu akademiknya. Menurutnya, proses tersebut mencerminkan komitmen kepemimpinan institusi, mulai dari tingkat rektorat, fakultas, hingga pengelola program studi.

Ia menegaskan bahwa visitasi tidak hanya berfungsi sebagai pemeriksaan administrasi, tetapi juga sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Tim asesor, kata dia, tidak datang untuk mencari kekurangan, melainkan untuk memastikan bahwa kondisi yang ada sejalan dengan rencana pengembangan program studi. Apabila terdapat aspek yang belum terpenuhi, pihak institusi cukup menjelaskan rencana pengembangannya ke depan.

Ahmad juga menilai kehadiran pimpinan universitas secara langsung dalam kegiatan visitasi sebagai hal yang positif. Biasanya proses akreditasi hanya melibatkan tingkat fakultas atau dekanat, namun dalam kegiatan ini rektor turut hadir, yang menunjukkan keseriusan institusi dalam menjalani proses akreditasi.

Sebelumnya, usulan akreditasi Program Studi Teknik Sistem Energi telah diajukan ke BAN-PT sejak tahun sebelumnya. Namun, karena antrean proses penilaian yang cukup panjang, visitasi baru dapat dilaksanakan pada tahun ini. Ia berharap hasil akreditasi nantinya tidak hanya merepresentasikan kondisi program studi saat ini, tetapi juga menggambarkan arah pengembangan akademik dan kepemimpinan di ITPLN.

Pada kesempatan yang sama, Rektor ITPLN, Prof. Iwa Garniwa, menegaskan komitmen institusinya untuk berkembang menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional yang berfokus pada bidang energi dan teknologi ramah lingkungan. Ia menyampaikan bahwa dunia saat ini sedang bergerak menuju target net zero emission, sehingga diperlukan proses transisi energi yang berkelanjutan. ITPLN, menurutnya, hadir untuk berkontribusi dalam proses tersebut.

Visi tersebut diwujudkan melalui penguatan struktur fakultas dan program studi. Salah satu langkahnya adalah pembentukan Fakultas Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan (FKET) yang menaungi tiga program sarjana, yaitu Teknik Elektro, Teknik Tenaga Listrik, dan Teknik Sistem Energi. Struktur fakultas tersebut dinilai unik karena secara khusus berfokus pada bidang ketenagalistrikan dan energi terbarukan.

Dari sisi sumber daya manusia, ITPLN memiliki total 356 dosen dan tenaga kependidikan, dengan 209 di antaranya merupakan dosen tetap. Hingga tahun 2024, tercatat sebanyak 56 dosen sedang melanjutkan studi doktoral dengan dukungan beasiswa.

Jumlah mahasiswa ITPLN saat ini mencapai 4.759 orang. Menariknya, sekitar 30 persen dari total mahasiswa merupakan perempuan, meskipun bidang studi yang ditawarkan didominasi oleh disiplin teknologi dan rekayasa. Selain itu, setiap lulusan diwajibkan memiliki tiga sertifikasi, yaitu sertifikat kompetensi sesuai bidang keahlian, sertifikasi Microsoft Office Specialist, serta sertifikat kemampuan Bahasa Inggris sebagai bekal memasuki dunia industri.

Dalam bidang penelitian, ITPLN juga menunjukkan peningkatan produktivitas ilmiah. Sepanjang periode 2021 hingga 2024, institusi ini telah menghasilkan lebih dari 300 publikasi yang terindeks Scopus. Berbagai kelompok riset juga terus dikembangkan, antara lain penelitian mengenai inovasi tegangan dan arus tinggi, teknologi superkonduktor, kendaraan listrik, robotika, serta pengembangan Internet of Things (IoT).

Selain fokus pada penguatan akademik dan riset, ITPLN juga menekankan pentingnya tata kelola institusi yang transparan dan akuntabel. Kampus ini telah memperoleh sertifikasi ISO 21001 dan ISO 9001, serta menerapkan sistem whistleblowing sebagai sarana pelaporan untuk menjaga transparansi dan integritas organisasi.

Melalui berbagai strategi tersebut, ITPLN berharap mampu melahirkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global di bidang energi serta berkontribusi dalam upaya transisi menuju Indonesia yang lebih ramah lingkungan dan bebas emisi karbon.

Author: pjm